Informasi Konseling

Hubungi:

Pdt. Ayub Mbuilima (090-9102-3516) Email: ayub@giii-japan.org

Ibu Regia (080-3808-1957)

Berita & Informasi

  • Natal Pers. GIII Kobe 2018

    Syalom … diinformasikan kepada semua jemaat dan umat Kristen yang ada di Kobe dan sekitanya bahwa: Persekutuan GIII Kobe akan mengadakan ibadah dan Perayaan Natal  pada: Hari/tgl  : Minggu, 16 Desember 2018 Jam : 16:00 – 18:00 Tempat : Kobe Lutheran Seisho Gakuin Kobe-shi Chuo-Ku, Nakajima dori 2-11. Thema : Natal Meneguhkan Gerejanya (Lukas 2:10) [Selengkapnya]

  • Iman di wujudkan dengan masuk dalam panggilan yang tidak dapat di Tolak. (Kejadian 3:11,12; 4:1-2,10-11).

      Apabila kita meneliti bagian-bagian Firman Tuhan di atas, maka terjadi dialog antar Musa dengan TUHAN. Dalam dialog tersebut, TUHAN memanggil Musa untuk menjadi hamba-Nya guna memimpin bangsa Israel keluar dari tanah Mesir . Akan tetapi Musa berusaha untuk menolak panggilan TUHAN dalam mewujudkan kehendak TUHAN tersebut. Maka ada tiga alasan yang dipergunakan Musa sebagai [Selengkapnya]

  • Peluncuran Situs Web Resmi GIII Persekutuan Wilayah Kobe

    Pada bulan Oktober 2016 situs web resmi GIII (Gereja Interdenominasi Injili Indonesia) Persekutuan Wilayah Kobe diluncurkan dengan nama domain kobe.giii-japan.org. Bila ada pertanyaan dan komentar silakan hubungi Bpk. Pdt. Ayub Mbuilima.

Pencarian Artikel

Ringkasan Khotbah Terbaru

  • Jemaat Teguh dan Setia

    Selamat Tahun Baru dan selamat beribadah di Ibadah minggu pertama di tahun 2018 ini. Betapa Tuhan senang umatnya mengutamakan Tuhan, maka marilah kita di tahun ini juga memulai hari minggu pertama dengan ibadah kita disini, betapa Tuhan senang kepada kita yang boleh bersyukur kepada Tuhan. Tema Gereja GIII tahun ini mengambil tema dari teks yang kita baca hari ini yaitu Ibrani 10:22-25, dari keempat ayat ini ada satu kata yang terus diulang dalam setiap kalimat yaitu, (ay. 22) “marilah kita menghadap Allah.…”; (ay. 23) “marilah kita teguh berpegang pada pengakuan…”; (ay. 24) “marilah kita saling memperhatikan…”; (ay. 25) “marilah kita saling menasihati…”. Dari 4 ayat sebagai teks tema tahun 2018 ini ada 4 kali dikatakan marilah kita, kata ‘marilah kita’ adalah ajakan atau anjuran. Seperti biasa kita sering memakai kata ini khususnya pada moment tahun baru, sebagai contoh: Bapak kepada anggota keluarganya, marilan kita terus maju; anak berkata kepada Bapaknya marilah saya bertambah uang sakunya; Suami-istri mengatakan, marilah kita lebih hemat supaya tabungan bertambah; Para Pendeta suka mengajar jemaat, marilah kita membaca Firman Tuhan setiap hari; dan mungkin kepada diri kita sendiri juga, mari tahun ini lebih mengasihi keluarga. 

Perlu Dukungan Doa?

Apakah Anda memiliki pergumulan dan membutuhkan dukungan doa? Kirimkan kepada kami pokok doa Anda dan kami akan turut berdoa untuk Anda.

Pokok doa dapat dikirimkan melalui email melalui kontak para Hamba Tuhan yang tersedia di halaman Kontak Kami.